Jika kita kembali kebelakang mengenai percintaan, masih ingat kah kalian dengan pepatah kuno yang sampai saat ini masih dipercaya oleh masyarakat umum di dunia ini. Pepatah kuno mengenai cinta itu buta. Cinta buta bukan berarti sepasang kekasih buta fisik nya, tetapi buta akan hati nya mengenai orang yang di cintai nya. Seperti mengenai status sosial nya, perbedaan keyakinan, perbedaan RAS dan cinta buta karena perbedaan usia yang terpaut sangat jauh. Namun, yang paling umum dan sering terjadi di dunia adalah cinta beda keyakinan dan beda nya usia yang sangat jauh. Tetapi kali ini saya ingin membahasa soal cinta beda usia.

Sebenarnya perbedaan memiliki keindahan sendiri di dalam suatu hubungan yang sedang di jalani nya, seperti kita lebih bisa memahami pola pikir orang yang lebih dewasa atau lebih muda dari kita. Memiliki sebuah hubungan yang terpaut usia sangat jauh tidak lah semuda dan seenak yang dibayangkan oleh orang-orang banyak. Memiliki pasangan yang terpaut usia sangat jauh harus lah memiliki mental yang kuat, sebab tidak sedikit orang yang akan membully mereka. Sama seperti hubungan pada umum nya, hubungan beda usia juga memiliki kendala yang terkadang tidak diketahui oleh orang banyak. Berikut beberapa masalah yang sering terjadi di dalam hubungan beda usia.

Komentar Negatif

Banyak orang yang menyangka bahwa berkencan dengan pria yang lebih tua pasti memiliki “motivasi” lain, begitu juga sebaliknya. Saat orang lain mengetahui kalau pasangan Anda sangat berbeda jauh usianya, terkadang muncul begitu banyak komentar negatif yang bisa menimbulkan masalah dalam hubungan asmara Anda dan pasangan.

Komunikasi yang Kurang

Perbedaan usia yang cukup jauh akan berdampak pada cara berkomunikasi Anda dan pasangan. Akan ada beberapa kesenjangan yang bisa menimbuklan pertikaian. Misalnya, topik pembicaraan si dia yang tak dimengerti oleh Anda sehingga membuat komunikasi menjadi berkurang, begitu juga sebaliknya. Selain itu, komunikasi yang kurang juga terjadi karena perbedaan zaman. Misalnya, kekasih sibuk berkomentar soal The Bee Gees, sementara Anda malah ingin ngobrol tentang boyband yang sedang tenar akhir-akhir ini.

Keseriusan Dalam Hubungan

Perbedaan usia pun akan berdampak pada komitmen dalam hubungan. Jika Anda berpacaran dengan pria yang lebih muda, si dia pasti cenderung tidak akan memikirkan komitmen yang lebih serius. Ia cenderung ingin bersenang-senang layaknya pria seusianya. Sebaliknya, jika berkencan dengan pria yang jauh lebih “matang”, biasanya ia cenderung lebih menjaga jarak karena pernah memiliki pengalaman pahit sebelumnya, atau malah terlalu serius ketika menjalaninya.

Perbedaan Cara Pandang

Jika si dia jauh lebih muda, pengalaman hidupnya mungkin belum sebanyak Anda, sehingga cara pandang pun berbeda akan suatu hal. Misalkan saja, si dia belum terpikirkan untuk menabung karena masih ingin bersenang-senang sedangkan Anda ingin dia lebih memikirkan masa depannya sendiri.

Ditentang Orang Tua

Kebanyakan orang tua ingin anaknya mendapatkan kekasih yang “sejajar” dalam hal apapun, termasuk umur. Jika perbedaan umur hanya dua atau tiga tahun, kemungkinan orangtua tidak mempermasalahkannya, tapi jika perbedaan umur terlalu jauh, tentu akan membuat orangtua was-was. Orangtua pun akan memikirkan masalah-masalah yang akan terjadi nantinya bila sang anak meneruskan hubungan dengan pria yang berbeda usia.

Seperti sebuah studi yang dilakukan oleh peneliti di Emory University, Atlanta, Amerika Serikat menemukan beda usia ideal antar-pasangan yang bisa meningkatkan kemungkinan langgengnya suatu hubungan. Studi tersebut mempelajari 3.000 orang dan menemukan pola, semakin besar jarak usia pasangan, semakin besar pula risiko kandasnya hubungan tersebut. Alasannya, karena masing-masing pasangan memiliki tujuan dan minat yang berbeda dalam fase hidup mereka. Berdasarkan studi tersebut, pasangan dengan beda usia 5 tahun memiliki 18 persen kemungkinan berpisah dibandingkan pasangan yang usianya sepantaran.

Sementara mereka yang berbeda usia 10 tahun memiliki kemungkinan berpisah hingga 39 persen. Kemungkinan berpisah menjadi sangat besar hingga 95 persen ada pada pasangan yang berbeda usia hingga 20 tahun. Lantas berapah beda usia ideal untuk hubungan yang langgeng? peneliti percaya bahwa jarak usia 1 tahun adalah yang paling ideal dengan kemungkinan bercerai lebih kecil, yakni tiga persen. Tetapi buat kamu yang memiliki hubungan beda usianya terpaut jauh dengan pasangan tak perlu berkecil hati. Setiap pasangan tentu memiliki gaya dan caranya sendiri dalam membina hubungan. Faktor seperti anak, kebiasaan, serta kecocokan juga ikut memengaruhi hasil hubungan kamu. Berikut ini saya akan memberikan sedikit tips buat kamu yang menjalani hubungan beda usia.

5 Tips Untuk Menjalani Hubungan Beda Usia

1. Temukan Alasan Kamu Memilihnya

Jangan pernah berada dalam suatu hubungan dengan alasan yang salah. Alasan seperti karena dia kaya atau hanya karena merasa kasihan kepadanya hanya akan membuat Kamu tidak bahagia pada akhirnya. Temukan alasan yang tepat, dan pastikan ada cinta di dalamnya.

2. Jangan Membedakan Hubungan ‘Ini’ dengan yang ‘Lainnya’

Tentu dalam hubungan ada kekhususan masing-masing, tetapi hindarilah membedakannya karena perbedaan usia Kamu dengan pasangan. Perlakukan si dia sama dengan ketika Kamu memiliki pasangan yang seusia dulunya. Ini akan lebih memudahkan perjalanan kisah cinta Kamu berdua.

3. Cari Lebih Banyak Persamaan

Perbedaan umur yang jauh tidak berarti membuat semuanya berbeda. Kamu memilih dia menjadi kekasih karena ada kecocokan. Walaupun persamaan itu tidak banyak, tapi berusahalah mencari apa saja yang Kamu dan si dia suka, atau prinsip serta pkamungan yang sama tentang sesuatu hal. Namun jangan juga terlalu fokus mencari persamaan karena hanya akan membuat stres. Adanya perbedaan juga bisa membuat jalinan asmara Kamu lebih berwarna.

4. Jangan Terpaku Pada Usia

Usia hanyalah sebuah angka, kedewasaan seseorang tidak bisa diukur dari umurnya. Mungkin saja Kamu berumur 21 sedangkan kekasih 30, tetapi itu tidak akan menjadi kendala yang berarti bila ada saling pengertian satu sama lain. Semua tergantung pada kepribadian Kamu dan pasangan, bukan karena usia.

5. Sadar akan Perbedaan Usia

Tantangan berikutnya bagi Kamu yang memiliki kekasih dengan perbedaan umur 10- 15 tahun adalah perbedaan generasi. Sekali lagi ini semua tergantung kepada kepribadian Kamu berdua. Mungkin akan lebih mudah apabila pasangan mau mengenal dan mempelajari apa yang ada di generasi Kamu, lebih sabarlah dalam mengajarkan kepadanya. Begitupun sebaliknya, Kamu harus mau mengenal dan memperlajari budaya, nilai atau aturan yang ada di generasinya.