Hampir setiap pasangan yang serius menjalani sebuah hubungan asmara memiliki satu tujuan akhir yaitu ke jenjang pernikahan. Pernikahan adalah salah satu komitmen terbesar dalam hidup. Ada banyak yang harus dipertimbangkan, termasuk keseriusan pasangan Anda. Pasalnya, lama waktu berpacaran saja tidak bisa dijadikan jaminan apakah si dia benar serius untuk berumah tangga atau masih sekadar ingin “cek ombak”.

Tapi, dengan tingkat perceraian yang semakin tinggi, membuktikan pernikahan bukanlah hal mudah untuk dijalankan. Walau begitu, pernikahan bukanlah sesuatu yang harus dihindari.

Salah satu hal yang bisa membuat pernikahan bisa berjalan dengan langgeng adalah komitmen yang tinggi. Tidak sampai di situ saja,  ada hal-hal lain yang bisa membuktikan bahwa Anda dan pasangan siap untuk menikah. Ini tanda-tandanya Anda dan kekasih telah siap untuk menjalankan kehidupan rumah tangga.

Kenapa Kita Diwajibkan Menikah?

Pernikahan merupakan perjanjian perkawinan yang dilaksanakan oleh dua orang (Pria dan Wanita) dengan tujuan meresmikan ikatan perkawinan secara hukum agama, hukum negara dan hukum adat. Apabila seorang Pria maupun Wanita sedang menjalan asmara, alangkah lebih baik jika meneruskannya ke jenjang pernikahan. Kenapa harus nikah? Padahal tanpa nikah pun juga bisa memiliki pasangan. Oww, itu salah besar guys.

Perlu Anda ketahui, pada dasarnya manusia adalah mahluk “Zoon Politicon” yang artinya manusia selalu bersama manusia lainnya dalam pergaulan hidup dan kemudian bermasyarakat. Hidup bersama dalam masyarakat merupakan suatu gejala yang biasa bagi manusia dan hanya manusia yang memiliki kelainan saja yang ingin hidup mengasingkan diri dari orang lain. Salah satu bentuk hidup bersama yang terkecil adalah keluarga. Keluarga ini terdiri dari ayah, ibu dan anak-anak yang terbentuk karena perkawinan.

Di dalam Agama Islam, perkawinan merupakan fitrah manusia agar seorang muslim dapat memikul amanat tanggung jawabnya yang paling besar di dalam dirinya terhadap orang yang paling berhak mendapat pendidikan dan pemeliharaan. Di samping itu perkwinan memiliki manfaat yang paling besar terhadap kepentingan-kepentingan sosial lainnya. Kepentingan sosial itu adalah memelihara kelangsungan jenis manusia, memelihara keturunan, menjaga keselamatan masyarakat dari segala macam penyakit yang dapat membahayakan kehidupan manusia serta menjaga ketentraman jiwa.

Ciri-Ciri Pria yang Tidak Serius Denganmu

Agar Anda tidak sampai kecewa ketika menemui sosok pria atau wanita yang memiliki tipe tidak serius ini, maka hendaknya Anda terlebih dahulu mengetahui akan tanda-tanda tersebut. Dengan begitu, Anda juga akan lebih mudah memperoleh seseorang yang siap menikahi Anda dan membentuk suatu hubungan keluarga yang bahagia. Dan inlah beberapa tanda pasangan yang tidak akan menikah dengan Anda, antara lain sebagai berikut:

Hanya Have Fun Saja – Perlu Anda ketahui, bahwa tipe pria yang hanya have fun saja dalam menjalin hubungan maka inilah orang yang tidak akan menikah dengan Anda. Hal demikian karena jika dalam suatu hubungan hanya lebih suka bersenang-senang saja, maka hal demikian merupakan cermin akan hubungan yang tidak serius.

Sehingga bila pasangan yang Anda inginkan cenderung lebih suka untuk bersenang-senang, maka lebih baik tinggalkan saja. Karena hal demikian hanya akan membuang-buang waktu Anda saja. Dengan mengetahui hal tersebut, Anda pun bisa mendapatkan pasangan yang jauh lebih baik dari padacalon pilihan Anda sebelumya.

Selalu Mencari yang Terbaik – Nah, bila Anda menemui seorang pria yang memiliki tipe seperti ini, pastinya Anda akan benar-benar merasa istimewa bukan? Akan tetapi, tipe seperti ini akan selalu mencari sosok yang terbaik dalam menemukan pasangannya.

Padahal, pada saat itu pula Anda merasa kalau dialah yang akan menjadi pendamping hidup. Jadi, masihkah Anda mau dengan tipe orang yang yang tak pernah cukup dengan sosok seperti Anda? Hendaknya Anda bisa lebih berhati-hati dalam memilih pasangan hidup.

Terlalu Fokus pada Karir – Memang karir terkadang menjadi alasan bagi orang untuk siap dan tidaknya berkomitmen. Dimana tipe seperti ini memang masih mencari tahu mengenai apa yang ada dalam karirnya. Dan jika Anda memilih hubungan dengan tipe seperti ini, bisa jadi ia tidak akan pernah menikah dengan Anda.

Meskipun pada akhirnya ia akan menikah denganmu, tapi ia akan membuat Anda untuk menunggu terlalu lama. Dengan adanya hal demikian, setidaknya Anda bisa ambil keputusan memilih pasangan yang tepat dan siap untuk segera mendampingi hidup Anda.

Berpikir Negatif Tentang Pernikahan – Berbeda dengan tipe seperti ini, biasanya wanita yang menginginkan adanya pernikahan dalam hidupnya, pria tidak demikian. Salah satu ciri dari kekasih yang tidak juga melamar Anda adalah bisa jadi ia selalu berpikiran negatif tentang pernikahan.

Fobia akan kegagalan, ketidakpercayaan terhadap komitmen atau berpikir bahwa pernikahan adalah akhir dari segalanya adalah hal-hal yang menghantui dirinya. Jika Anda berada dalam posisi tersebut, cobalah berdiskusi dengannya. Apabila ia tak juga mengubah pemikirannya, Anda mungkin tidak berjodoh dengannya.

Anda Tidak Dekat Dengan Keluarga dan Temannya – Tanda terpenting mengapa seorang pria tak kunjung melamar adalah Anda tidak terlalu dekat dengan keluarga dan teman-temannya. Jika ia melihat Anda adalah wanita yang tepat untuk dijadikan pasangan hidupnya, ia akan berusaha mendekatkan Anda dengan keluarga dan sahabat-sahabatnya.

Tidak Memiliki Rencana Jangka Panjang – Wanita konon lebih teratur menata hidupnya ketimbang pria. Banyak wanita muda yang merencanakan masa depan dengan kekasihnya. Namun, ketika pasangan tidak tertarik untuk membahas masa depan dan selalu mengatakan “Nanti saja kita bahas”, bisa jadi ini adalah tanda ia tidak akan melamar Anda.

Jika ia menganggap Anda dan hubungan itu penting, ia tidak akan memiliki keraguan untuk membuat rencana atau setidaknya mempertimbangkan masa depan bersama. Jika ia tidak dapat berkomitmen untuk rencana jangka panjang, waspadailah.

Tanda Bahwa Pasanganmu Sudah Siap Menikahi Anda

Jika anda peka terhadap pasangan, pasti beberapa hal ini sering dijumpai dalam hubungan yang sekarang anda jalani. Meski kelihatan sedikit berlebihan namun inilah yang membuktikan kalau pasangan kita sudah siap menjalin hubungan yang lebih jauh atau tepatnya doi siap untuk menikah dengan anda. Berikut 5 hal yang perlu anda perhatikan, antara lain sebagai berikut:

1. Pasangan berkomitmen hanya pada Anda

Komitmen menjadi pondasi utama dalam sebuah hubungan. Berkomitmen berarti membangun ikatan atau perjanjian pada suatu hal maupun seseorang. Ketika Anda sudah mantap berkomitmen, Anda harus menjaga janji-janji tertentu yang Anda buat untuk seseorang.

Komitmen inilah yang bisa memberi tahu Anda apakah si pacar benar-benar serius dengan Anda atau hanya main-main. Anda bisa mengajak pasangan berdiskusi mengenai hal ini dan memastikan apa visi, misi dan tujuan akhir dari hubungan ini.

Jika Anda dan pasangan memiliki perbedaan mendasar dalam keyakinan, visi dan misi, moral dan gagasan, hal ini akan menyebabkan isu berkelanjutan dalam rumah tangga Anda yang nantinya mungkin akan semakin sulit untuk ditangani. Misalnya saja, tidak mampu menyepakati pola asuh untuk membesarkan anak-anak Anda nanti.

2. Dia memiliki rencana masa depan dengan Anda

Pasangan yang serius dan berkomitmen biasanya memiliki bayangan yang jelas dan terinci seputar masa depannya, harapan dan impiannya. Kehadiran dan posisi Anda dalam perencanaan hidupnya pun jelas terpatri.

Jika ia bisa melihat jauh ke depan lihat dan yakin bahwa ia menginginkan Anda untuk terlibat dalam setiap momen di hidupnya, baik buruknya misalnya, menabung untuk membeli rumah berdua, membuka akun rekening rumah tangga, rencana cadangan ketika si dia harus pindah tugas ke luar kota atau bahkan luar negeri, hingga rencana pensiun atau asuransi kesehatan. Itulah tandanya ia siap menikah dengan Anda.

Tapi ingat, jika si dia sudah membeberkan semua recana hidupnya secara gamblang, pastikan Anda rela untuk berkompromi demi tercapainya tujuan dan rencana bersama ini.

3. Dia mengenalkan Anda pada keluarga dan sahabatnya

Jika si dia sudah membawa Anda ke rumahnya untuk mengenalkan Anda pada anggota keluarganya, ini merupakan tanda bahwa ia serius dengan Anda. Ia tidak ragu atau bahkan malu mengenalkan Anda sebagai calonnya di masa depan.

Artinya, ia ingin Anda tidak hanya menerima baik-buruk dari dirinya saja, tetapi juga menerima kondisi keluarganya, begitupun sebaliknya. Ia ingin seluruh keluarganya mengenal dan menyayangi Anda.

4. Dia memusatkan perhatian pada Anda

Mungkin kalimat tersebut terdengar klise. Tetapi, pasangan yang serius akan berkata dan memperlakukan Anda sebagai satu-satunya orang yang ia inginkan untuk menghabiskan sisa hidup bersama.

Namun ini bukan hanya sekadar ucapan manis di lidah. Ia tahu dirinya tidak bisa bahagia jika hidup dengan orang lain. Oleh karena itu, ia akan berusaha sekeras mungkin untuk menunjukkan tingkah laku dan perlakuan yang setara dengan ucapannya. Anda sendirilah yang paham benar pasangan Anda luar dalam. Maka, Anda bisa melihat ketulusan, keseriusan, hingga kebohongannya dari gerak-gerik dan matanya.

Di saat yang bersamaan, mencintai bukan berarti memiliki. Ia mencintai Anda, benar, dan dirinya pun sebaliknya. Rasa cinta yang tulus ini membuatnya tidak lagi perlu merasa khawatir atau cemburu buta tentang apa yang Anda lakukan ketika tidak berada di sampingnya. Ia tidak sedikit pun meragukan kesetiaan Anda ketika pergi bersama teman-teman, misalnya. Gwendolyn Seidman, Ph.D., seorang psikolog profesor dari Albright College di Amerika mengatakan cemburu sesungguhnya bukanlah tanda cinta.

Ia paham benar bahwa, terlepas dari kehidupan rumah tangga, Anda dan pasangan bukanlah sepasang kembar siam yang harus melakukan apapun berduaan. Dirinya mempercayai Anda sepenuh hati. Ia hanya sangat merindukan dan bersemangat menantikan kepulangan Anda ke pangkuannya.

5. Pasangan Anda terbuka soal segala sesuatu

Salah satu tanda bahwa si dia mungkin tidak siap menikah adalah jika ia menutupi rahasia penting dari Anda. Rahasia yang dimaksud bisa termasuk siapa orang-orang terdekatnya (yang paling banyak menghabiskan waktu bersama-sama), informasi soal keuangan pribadi, masa lalu atau kecenderungan penyalahgunaan obat-obatan dan alkohol.

Pasangan yang serius biasanya akan menceritakan segala hal yang dirasakan, baik itu kesenangan maupun kesedihan. Hal ini terjadi karena dia sudah memiliki kepercayaan penuh pada Anda. Kepercayaan adalah hal yang paling penting dalam kehidupan rumah tangga, jadi pastikan bahwa Anda berdua saling mempercayai sepenuhnya.

Dari berbagai alasan mengapa harus menikah di atas serta melihat dari cara dia serius atau tidak dengan kita, kiranya dapat menjawab pertanyaan-pertanyaan Anda “Kenapa Harus Menikah?”. Mudah-mudahan dari artikel ini dapat membuka hati kita khususnya yang sedang menjalin pacaran untuk segera melanjutkan ke pelaminan, jika memang sudah siap lahir dan batin.