Ketika Anda berhasil menemukan sosok pasangan ideal yang bisa menerima segala kekurangan dan kelebihan Anda, maka Anda tentunya akan berusaha sebisa mungkin untuk mempertahankan hubungan Anda. Tapi bagaimana jadinya jika ternyata Anda dan doi beda keyakinan? Apakah Anda akan tetap melanjutkan hubungan pacaran Anda? Atau Anda mengakhiri hubungan Anda dengan dia? Kebanyakan orang menilai jika pacaran beda keyakinan atau beda agama tidak akan bisa berlangsung lama apalagi berlanjut ke jenjang pernikahan.

Hal tersebut memang sudah banyak terbukti, tengaok saja beberapa kisah asmara dari kalangan selebriti yang harus kandas meski telah menjalin cinta selama bertahun-tahun. Kebanyakan kandasnya kisah cinta dari pasangan beda agama disebabkan oleh restu dari kedua orang tua. Bayangkan saja betapa susahnya Anda mendapatkan restu dari orang tua Anda dan pasangan Anda saat Anda sebenarnya memiliki agama yang sama dengan pasangan, apalagi jika Anda dan doi berbeda keyakinan.

Dalam kondisi seperti itu banyak pasangan akan dihadapkan dengan dua pilihan yang sangat berat dalam hidupnya, yaitu pindah agama atau mengakhiri hubungan asmaranya. Saat seperti itu Anda tentunya akan berada dalam sebuah dilema yang sangat berat, namun Anda tidak usah khawatir karena ada beberapa tips yang akan kami bagikan bagaimana berpacaran beda keyakinan agar Anda bisa menentukan arah kisah cinta Anda.

Tips Pacaran Beda Keyakinan

Terbuka pada Orangtua

Nggak perlu takut untuk bercerita pada orang tuamu. Justru jika anda terbuka, orang tuamu bisa memahami perasaanmu dan menghargai hubungan yang sedang anda jalani bersama pasanganmu tersebut. Walau mungkin orangtuamu masih keberatan dan belum bisa menerima pasanganmu karena perbedaan tersebut tapi percayalah orang tua nggak akan tega membuat anaknya bersedih.

Mereka pasti akan berusaha menjadi pendengar yang baik sekaligus mencarikan solusi yang terbaik untukmu. Mereka akan lebih memahamimu dan mengenal pacarmu secara perlahan-lahan. Anda harus memahami bahwa keputusanmu menjalin hubungan dengan orang yang nggak seagama mungkin sulit diterima keluargamu.

Jadi jangan malah menyembunyikannya. Kalau anda pacaran diam-diam dan suatu saat mereka mengetahuinya, mereka akan sangat kaget dan semakin keras menentangmu. Beda ceritanya kalau anda sudah sering bercerita soal pacarmu pada orang tua.

Siapkan Untuk Kemungkinan Terburuk

Jadikan setiap perdebatan sebagai bahan renungan untuk kalian berdua. Bagi pasangan yang berbeda agama, rasanya harus saling terbuka satu sama lain supaya nggak memicu pertengkaran jika terjadi salah paham. Hubungan berbeda agama adalah hubungan yang cukup riskan.

Karena agama adalah masalah yang sensitif, jangan sampai anda salah bicara dan menyinggung perasaannya. Apalagi kalau sampai kelepasan bicara seperti, “Yah, nggak enak dong kalau nggak boleh minum bir,” atau “Kok aneh banget aturannya di agamamu?”. Meskipun kedengarannya sepele, hal ini bisa terasa menyakitkan untuknya. Begitu juga dengannya. Kalau ia sampai nggak menghormati agamamu, anda harus mendiskusikan masalah ini baik-baik.

Kalian harus realistis memikirkan tentang kemungkinan-kemungkinan yang akan terjadi di kemudian hari. Jadi, jika kemungkinan terburuknya adalah putus maka kalian berdua sudah sama-sama siap untuk menghadapinya.

Ingat Kembali Tujuan Awal Hubungan

Dari awal anda memutuskan untuk menjalin hubungan dengan pacarmu, kalian harus tahu apa tujuan berpacaran. Apakah hanya sekadar untuk saling tahu satu sama lain atau memang berkomitmen untuk menjalani hubungan yang serius untuk masa depan. Hindari kalimat “jalani dulu saja” dari pasanganmu karena sebenarnya kalimat tersebut mengartikan bahwa si dia nggak berniat untuk serius denganmu.

Inilah hal yang menjadi kekuatan kalian. Meskipun beda agama, kalian harus sama-sama tahu seberapa usaha atau pengorbanan yang akan kalian berikan untuk menjalani hubungan ini. Kalau sudah sama-sama setuju, masalah perbedaan agama bisa kalian atasi dengan sudut pandang yang sama. Kan nggak lucu kalau sudah lama jalan bareng tiba-tiba dia baru bilang bahwa dia hanya akan mau lanjut denganmu kalau anda pindah agama.

Mungkin memang serius untuk jangka pendek namun bukan berarti dia akan menjadikanmu sebagai masa depannya, kan? Jika dia benar-benar ingin serius denganmu pasti dia akan berusaha untuk mendekatkan diri ke keluarga dan orang-orang terdekatmu.

Siap Hadapi Perbedaan

Bagaimanapun juga pacaran berbeda agama sangat rentan masalah. Perbedaan seolah menjadi duri di dalam hubungan. Masalah yang datang karena perbedaan tersebut nggak perlu dihindari justru jika anda dan pasanganmu bisa menghadapi setiap permasalahan yang terjadi, akan menguatkan hubungan kalian, kan? Jika kalian sedang berbicara serius untuk membahas masalah perbedaan tersebut, usahakan hindari kalima-kalimat yang memicu pertengkaran.

Karena masalah perbedaan agama adalah suatu hal yang sangat sensitif. Menghindari bicara soal perbedaan di antara kalian hanya akan menunda masalah saja. Cepat atau lambat, anda dan dia harus mengakui bahwa kalian memiliki filosofi yang berbeda dalam hidup. Meskipun anda atau pacar bukan orang yang sangat religius, pada akhirnya kalian harus menghadapi masalah-masalah seperti keluarga, adat-istiadat dan budaya.

Jangan Putus Berdoa dan Berusaha

Jangan putus doa dan usaha untuk mempertahankan hubungan kalian. Walau kalian sama-sama menyadari bahwa ini adalah hubungan yang sulit. Namun jika cinta sudah berbicara pasti semua akan kalian lakukan demi keutuhan hubungan, kan? Percaya saja bahwa Tuhan ada bersama orang-orang yang berusaha.

Meskipun pacaran beda agama bisa membuat kalian merasa was-was terus, jangan lupa untuk menikmati waktu kalian bersama sebagai sepasang manusia yang sedang dimabuk cinta! Ingat, kalian berhak untuk merasa bahagia dan puas sama seperti pasangan lainnya. Jangan sampai anda terlalu sibuk mengurus soal keyakinan tapi lupa untuk meresapi setiap momen bersamanya.

Jangan Ubah Pasanganmu

Keyakinan merupakan suatu hal yang sangat pribadi. Memaksakan kehendakmu dengan cara mengubah pasanganmu menjadi apa yang anda inginkan akan membuat hubungan kalian semakin rumit saja.

Biarkan kalian saling bertoleransi satu sama lain. Bukankah menghormati keyakinan pasangan merupakan bagian dari rasa sayang? Jika terjadi berbedaan pendapat, diskusikan secara bijaksana agar tercipta solusi yang tepat untuk kalian berdua.

Selama membangun hubungan dengannya, anda harus mau toleran dan sekali-kali berusaha memahami pasanganmu melalui agamanya. Bukan berarti anda akan pindah ke agamanya atau ia akan pindah ke agamamu tapi paling nggak kalian mau membuka diri pada hal yang sangat bermakna bagi pasanganmu. Anda bisa mencoba datang ke rumah ibadah masing-masing atau saling menemani saat menjalankan ibadah keagaman.

Itu dia tips menjalani hubungan dengan pacar yang beda agama. Banyak lho, pasangan beda agama yang bisa tetap langgeng dan harmonis bahkan sampai di pelaminan. Jadi, jangan menyerah sebelum mencobanya dan selalu ingat untuk tetap saling mendukung, ya.