Mantan… Apa yang ada dipikiranmu ketika mendengar kata mantan? Sudah pasti mantan itu bersifat buruk kan, Eits jangan selalu berpikir yang buruk tentang mantan donk, buktinya ada juga mantan yang baik. Yah, mungkin mereka berpisah karena mereka memang tidak bisa ditakdirkan bersama dan berpisah secara terpaksa. Biasanya mantan yang kayak gini yang buat susah move on.

Nah, buat para ladies and getleman kalian pastinya pernah ngerasain punya mantan. Dalam artikel ini kita bakalan ngulik-ngulik tentang yang namanya mantan. Tapi bukan mimin mau buat kalian jadi sedih loh. Di sini kita sekedar ngeluarin unek-unek kok. Jadi simak terus ya guys.

Mantan Itu Apa Sih?

Menurut kalian mantan itu apa sih? Berdasarkan survei dan riset yang pernah dilakuakan. Ternyata mimin nemuin banyak berbagai arti dari kata MANTAN. Seperti mantan adalah sampah atau bekas (Karna dia sudah nggak berguna lagi dan akhirnya musuhan), ada juga mantan adalah kenangan yang nggak harus dilupakan (Ini dikarenakan nggak bisa move on dan masih mengharapkan sang mantan untuk kembali ).

Di bawah ini ada beberapa pengertian lain dari kata mantan:

Mantan adalah seseorang yang pernah dihati kita, yang pernah mengisi hidup kita dan menjadi sepenggal kenangan dalam cerita hidup. Masih so sweet nih.

Mantan adalah jodoh Made In Cina, Karna gak tahan lama. Bener juga nih.

Mantan adalah Jodoh yang menyerah. Wah jadi baper

Mantan adalah Jodoh yang di Anulir  ( dianggap tidak sah) oleh Tuhan. Hmm… Bisa jadi

Mantan adalah orang yang awalnya kita anggap jodoh tapi ternyata bukan. Rasanya kayak kena zonk gitu deh.

Mantan adalah seseorang yang pernah mengisi hati kita kemudian pergi meninggal kan luka. Jahatnya

Mantan itu ibarat Bola Lampu. Walaupun sudah putus setidaknya dia pernah menerangi hidup kita. No comment

Mantan adalah jodoh yang masih dalam masa tenggang. Uda kayak kartu pakat aja

Mantan adalah sampah! tapi layak untuk didaur ulang. Yakin???

Mantan adalah seseorang yang dulunya kita sayang tapi sekarang kita buang.

Mantan itu masa indah Semu yang terkadang masih kuharap kehadirannya. karna CLBK bukanlah hal yang Tabu.

Mantan adalah Setan karena selalu bergentayangan dihati dan pikiran. Baca doa aja biar dia kabur

Mantan adalah orang yang paling egois! maunya dikangenin, tapi nggak mau kangen balik. Enaknya diapain mantan kayak gini?

Mantan adalah masa lalu yang harus ditinggalkan, Tapi Ku Tak Bisa.. Jauh…Jauh… Darimu..
Yah malah nyanyi.

Mantan itu adalah batu loncatan untuk menuju mantan berikutnya.

Mantan adalah orang yang awalnya kita anggap baik, ternyata emang baik. saking baiknya dia sampe-sampe cinta kita dibagi-bagi kesemua orang. Srmbako kali ya.

Mantan itu harus dikenang tapi juga harus dilupain. Tapi dulu udah menyinari hidup kita

Mantan itu ibarat tai lalat, dia memang bagian dari hidup kita, tapi ya ga penting-penting banget.

Mantan itu ibarat baju SMA yg di coret-coret pas lulusan, mau kamu simpen atau engga tetep aja
gunanya cuma untuk pengingat masa lalu.

Jenis-Jenis Dari Mantan

Setelah tadi kita tahu apa arti dari mantan, maka sekarang kita harus tahu jenis mantan. Emanknya mantan ada jenisnya juga ya? Ada donk guys, Berikut ini adalah jenis dari mantan

  • Mantan Masih Sayang

Walaupun udah sepakat putus, mantan jenis ini masih belum rela ditinggalkan. Dia masih update status tentang kerinduannya dengan kita. Dia masih mengingat momen-momen bahagia bersama kita. Dia masih berharap keadaan kembali seperti sediakala.

Cara menghadapinya: Jangan pernah membuatnya semakin sakit dengan memberi harapan yang tidak bisa kamu penuhi. Teruskan berjalan ke depan. Dia berhak untuk bersama seseorang yang bisa membalas rasa sayangnya dan memperlakukannya selayaknya putri.

  •  Mantan Menyesal

Dalam setiap percintaan, biasanya pihak yang memutuskan hubungan itu yang akan menyesal. Setidaknya, dia menyesal kenapa gak putus dari dulu.

Cara menghadapinya: Jangan sampai terjatuh di lubang yang sama. Melangkah lah, lupakan masa lalu.

  • Mantan Gak Jelas

Sewaktu minta putus, alasannya pengen fokus belajar. Ternyata setelah putus, dia malah pacaran dengan cowok yang lebih ganteng. Udah gitu, dua-duanya gak lulus ujian. Bikin alam semesta bertanya-tanya, “Siapa yang waktu minta putus bilangnya pengen fokus belajar?” Belajar macam apa itu! Belajar mencintai pria lain?

Cara menghadapinya: Ya gak perlu dihadapi. Dia gak jelas, ngapain juga harus diladeni? Jangan sampai ikutan jadi gak jelas deh.

  • Mantan Menghilang

Cara menghadapinya: Gak usah dicari. Dan gak usah ditanya kenapa gak ada deskripsinya. Namanya juga mantan yang hilang. Gimana mau dicari coba.

  • Mantan Jadi Teman

Awalnya teman, lalu jadian, putus dan kembali menjadi teman. Sesudah putus pun gak ada rasa canggung. Berinteraksi selayaknya teman biasa. Dia gak sadar pernah jadian. Atau mungkin dia memang nyaman menjadi teman.

Cara menghadapinya: Tetaplah bertema dan jangan baper

  • Mantan Jadi Manten

Di saat kita masih berkubang dalam kenangan, dia menemukan pria sejati yang bisa bertanggung-jawab dengan masa depannya. Setelah itu, dia jadi mamah-mamah muda yang kemana-mana gendong anaknya yang masih bayi. Kalau di social media, mantan jenis ini sering upload foto nyengir bareng suami dan anaknya. Oh, happy family! Dan kamu masih ngaku-ngaku single happy?

Cara menghadapinya: Ngapain diambil pusink!

  • Mantan Penolakan

Walaupun gak pernah jadian, tapi dulunya kita pernah sayang. Sayangnya, rasa sayang kita harus terhenti ketika dia menolaknya. Sayang sekali.

Cara menghadapinya: Ya sudahlah. Dalam kehidupan setiap orang, pasti ada seseorang yang gak bisa dimiliki

  • Mantan Jadi Seleb

Setelah lama tanpa kabar, mantan jenis ini jadi makin hebat. Dia jadi terkenal. Followers Instagram-nya membludak. Foto-fotonya di-love ratusan kali. Digodain cowok-cowok iseng di kolom komentar. Sampai endorse produk kecantikan. Bahkan di Instagram banyak orang yang bikin akun palsu pakai foto dia. Akhirnya, dia tulis bio di Instagram begini: “Real account. Hati-hati banyak FAKE ACCOUNT. Yang mau seneng-seneng, follow ya. Sebelum digembok.”

Cara menghadapinya: Gak usah di-follow, LEMAH! Tapi sebelum digembok, boleh lah lihat-lihat.

  • Mantan Menyebalkan

Belum seminggu putus, nih mantan udah jadian. Belum kering luka ditinggal pergi, nih orang udah pasang foto kemesraan bersama pacar barunya di recent update BBM.

Cara menghadapinya: Blokir semua akun social media yang dia punya! Wkwkwkwk

  • Mantan Acuh Tak Acuh

Mantan yang pernah kita sakiti di masa lalu. Lalu kita menyesalinya. Ketika ingin kembali memulai hubungan baik dengannya, dia sudah tidak seperti dulu. Wajarlah, jika dia menganggap kita tidak ada. Sebab kita juga yang membuatnya begitu.

Cara menghadapinya: Be yourself!

Haruskah Kita Balikkan Sama Mantan?

Keinginan untuk kembali bersama juga jadi hal yang tidak bisa dihindarkan. Itulah kenapa tidak sedikit pasangan yang memilih untuk rujuk setelah sebelumnya putus. Sebelum kalian memutuskan untuk kembali menjalani hubungan yang sempat patah, ada baiknya kamu membaca beberapa hal ini dulu. Daripada balikan terus putus lagi dan jadi super nyesel, ‘kan?

  •  Ada Alasannya Kenapa Kalian Putus

Pastinya kalian berpisah bukan karena sedang iseng dan ingin mencari kejutan dalam hubungan yang sedang dijalani. Tentu ada alasan kuat kenapa kalian sampai memutuskan untuk berpisah. Mau kecil atau besar, penting atau dirasa remeh — alasan tersebut tetap akan jadi masalah yang tidak bisa diacuhkan.

Sebelum memutuskan untuk kembali ke mantanmu, coba pikirkan lagi dan resapi. Apakah masalah itu sangat signifikan buat kalian berdua atau masih bisa diselesaikan? Kalau memang hal yang membuat kalian berpisah itu adalah hal yang prinsip, ya ngapain buang-buang waktu untuk kembali menjalaninya lagi?

  • Memang Pengen Balik Atau Kesepian

Rasa sepi pastinya akan menderamu selepas kalian putus. Biasanya kalau kemana-mana ada yang nemenin, eh sekarang harus single fighter. Bohong banget kalau kamu mengaku gak kesepian dan gak pengen kembali ke masa-masa indah dulu. Tapi apa kesepian bisa jadi alasan yang cukup rasional untuk balikan?

Hubungan yang baik membutuhkan individu yang sudah lebih dulu selesai dengan diri mereka sendiri. Sebuah ikatan cinta akan lebih stabil saat dua orang yang ada di dalamnya tidak lagi dihantui oleh rasa insecure terhadap kondisi kehidupan mereka. Daripada langsung balik ke mantan demi menghilangkan rasa kesepian, lebih baik kamu berusaha menghadapi semuanya sendiri dulu.

Kuatkan dan beranikan dirimu untuk menghadapi semuanya tanpa pasangan. Setelah kamu cukup tangguh, yakin deh nanti akan ada orang yang sama tangguhnya yang datang dan menjadi pasanganmu.

  • Kamu Mau Balikan Cuma Dilandasi Rasa Kasihan

Kamu pernah sayang banget sama orang ini. Rasanya gak tega lihat dia berjuang untuk mendapatkan kembali cintamu sampai jungkir balik gak jelas. Tapi jika ditanya apa yang mendorongmu kembali menerimanya, perasaan kasihan lebih besar dibanding rasa sayangmu. Kamu sayang dia, tapi kamu lebih gak tega lihat perjuangannya.

Hubungan cinta yang dibangun hanya berdasar rasa kasihan tidak akan menjadi sebuah hubungan yang sehat. Kamu tidak lagi bisa mencurahkan perasaan sayang yang tulus, perlakuan romantismu ke dia bukan semata-mata digerakkan oleh cinta. Seseorang gak berhak dikasihani hanya untuk mendapatkan cinta dari orang lain. Kalau kamu benar-benar sayang dia, justru kamu akan memilih untuk melupakannya.

  • Masih Sayang Atau Malas Memulai Sama Orang Lain?

Hal yang kerap menarik kita untuk kembali pada hubungan yang telah lewat adalah rasa nyaman yang ada di dalamnya. Ini amat wajar terjadi, sebab kamu dan mantan pasangan sudah saling mengenal satu sama lain sekian lama. Kalian sudah tidak perlu saling menyesuaikan kebiasaan lagi. Apakah kamu kembali hanya karena menginginkan rasa nyaman itu?

Kalau kata orang bijak, “Keluarlah dari zona nyaman demi mencapai kesuksesan”. Pameo yang sama pun berlaku dalam hubungan cinta. Terlalu nyaman dengan seseorang tidak selamanya jadi pertanda baik. Malah, bisa jadi ini tidak akan membuatmu berkembang. Kalau memang niatmu balikan karena ogah PDKT dan memulai lagi sama yang lain, maka pertimbangkan hal ini: “Yakin gak mau ambil risiko dan bakal hidup gini-gini aja sampai tua nanti?”

Nah guys, itulah tadi penjelasan tentang mantan yang kalian harus tahu. Jadi bagaimana menurut kalian apa kalian tetap berpikiran negatif tentang mantan?