Hubungan adalah kesinambungan interaksi antara dua orang atau lebih yang memudahkan proses pengenalan satu akan yang lain. Hubungan terjadi dalam setiap proses kehidupan manusia. Hubungan dapat dibedakan menjadi hubungan dengan teman sebaya, orangtua, keluarga, dan lingkungan sosial. Secara garis besar, hubungan terbagi menjadi hubungan positif dan negatif. Hubungan positif terjadi apabila kedua pihak yang berinteraksi merasa saling diuntungkan satu sama lain dan ditandai dengan adanya timbal balik yang serasi.

Sedangkan, hubungan yang negatif terjadi apabila suatu pihak merasa sangat diuntungkan dan pihak yang lain merasa dirugikan. Dalam hal ini, tidak ada keselarasan timbal balik antara pihak yang berinteraksi. Lebih lanjut, hubungan dapat menentukan tingkat kedekatan dan kenyamanan antara pihak yang berinteraksi. Semakin dekat pihak-pihak tersebut, hubungan tersebut akan dibawa kepada tingkatan yang lebih tinggi. Nah, jika berbicara soal hubungan pasti tidak jauh jauh dengan komitmen. Ya, jika hubungan nya menyinggung sepasang kekasih yang sedang di mabuk asmara pasti sebuah hubungan harus di landasi dengan sebuah komitmen. Lalu, apa sih sebenarnya komitmen itu? kenapa hubungan harus di landasi dengan komitmen?

Apa Itu Komitmen?

Komitmen adalah janji pada diri kita sendiri atau pada orang lain yang tercermin dalam tindakan kita. Komitmen merupakan pengakuan seutuhnya, sebagai sikap yang sebenarnya yang berasal dari watak yang keluar dari dalam diri seseorang. Komitmen akan mendororong rasa percaya diri, dan semangat kerja, menjalankan tugasĀ  menuju perubahan ke arah yang lebih baik. Hal ini ditandai dengan peningkatan kualitas phisik dan psikologi dari hasil kerja. Sehingga segala sesuatunya menjadi menyenangkanbagi seluruh warga sekolah.
Komitmen mudah diucapkan. Namun lebih sukar untuk dilaksanakan. Mengiyakan sesuatu dan akan melaksanakan dengan penuh tanggungjawab adalah salah satu sikap komitmen. Komitmen sering dikaitkan dengan tujuan, baik yang bertujuan positif maupun yang yang bertujuan negatif. Sudah saatnya kita selalu berkomitmen, karena dengan komitmen sesorang mempunyai keteguhan jiwa. Stabilitas sosial tinggi, toleransi, mampu bertahan pada masa sulit, dan tidak mudah terprovokasi.

Apa Komitmen Harus Ada Dalam Hubungan?

Membawa hubungan asmara berjalan ke arah yang lebih serius jelas bukan perkara mudah. Butuh usaha yang keras dan kedewasaan yang penting dimiliki dalam hubungan asmara Anda dan kekasih. Selain itu, tak kalah penting lagi yakni bagaimana sang kekasih menunjukkan keseriusaannya dengan keinginannya untuk membawa hubungan asmara Anda bersama ke arah yang Anda harapkan. Sehingga, menjalin hubungan asmara dengan seseorang tidak serta merta akan berahir sesuai dengan apa yang Anda harapkan.

Oleh karena itu, penting bagi Anda untuk melihat dengan baik keseriusan dan bentuk sikap kekasih dalam mewujukan kehendak dan pencapaian bersama yang si dia dan Anda harapkan dalam perjalanan kehidupan asmara Anda kedepannya. Melihat sejauhmana komitmen kekasih dengan hubungan asmara yang dijalaninya bersama Anda kini. Terdapat beberapa tanda ataupun ciri dari kekasih yang memiliki komitmen terhadap hubungan asmara yang dijalaninya dengan sang kekasih. Berikut empat tanda kekasih yang memililki komitmen dalam hubungan asmaranya antara lain :

1. Membangun Kedekatan Dengan Orangtua Anda

Tanda pertama dari sosok kekasih yang berkomitmen dan memiliki tanggungjawab terhadap kekasihnya yakni disaat ia tidak ragu untuk membangun sejak dini kedekatan terhadap orantua dari kekasihnya. Sehingga disaat Anda mengajak kekasih untuk bertemu dengan orangtua Anda dan ia pun berusaha secara perlahan menunjukkan sikap yang baik pada orangtua Anda. Maka sikap kekasih sudah dapat menjadi pertanda awal bahwa si dia memiliki keseriusan untuk membawa hubungan asmara Anda ke arah yang lebih serius kedepannya. Orangtua menjadi sosok yang penting bagi si dia dalam kelanjutan hubungan Anda kedepannya. Restu dari mereka tentu akan menjadikan hubungan Anda lebih mudah Anda bawah ke arah yang Anda harapkan bersamanya.

2. Mempersiapkan Kondisi Finansialnya Sejak Dini

Menjalani hubungan asmara tentu tidak hanya bermodalkan cinta semata, melainakan persoalan finansial menjadi suatu hal yang tidak boleh disepelekan. Disaat Anda dan kekasih kini sudah sama-sama bekerja, dan ia pun sedikit demi sedikit membangun kondisi finansial untuk masa depannya. Maka sikap demikian dapat menjadi wujud keseriusan kekasih untuk membawa hubungan asmara Anda ke jenjang yang lebih tinggi nantinya. Mempersiapkan kondisi finansial yang matang sejak dini menjadi tanda positif bahwa kekasih memiliki komitmen yang kuat akan hubungan asmara yang dijalaninya bersama Anda kini.

3. Merasa Betah Saat Berada di Rumah Anda

Tidak hanya mengahbiskan waktu bersama Anda yang dapat membuat kekasih merasa betah dan nyaman, melainkan pula saat kekasih Anda kini sudah merasa betah saat berada di rumah Anda di tambah ia pun sudah melebur dalam lingkungan keluarga Anda. Maka si dia adalah sosok pria yang sudah tidak memandang Anda sebagai kekasih semata, melainkan Anda dan lingkungan keluarga Anda sudah dipandangnya sebagai orang terdekat yang juga dicintainya.

4. Membicarakan Pencapaian Bersama di Masa Mendatang

Saat hubungan asmara Anda dan kekasih sudah sama-sama memiliki komitmen yang kuat untuk membawa ke arah yang Anda inginkan kedepannya. Tentu ia pun kini sudah membangun komunikasi awal bersama Anda dengan pencapaian Anda bersamanya di masa mendatang. Mulai dari pencapaian tentang pernikahan, membeli rumah dan kendaraan hingga membicarakan tentang buah hati Anda bersamanya menjadi tanda sahih bahwa kekasih memiliki komitmen yang kuat untuk menjadikan Anda sebagai pasangan hidupnya kelak.

Apabila kita, yang menjalin hubungan bukan hanya semata-mata rasa suka, cinta dan tertarik secara fisik maka Komitmen dalam menjalin hubungan berpacaran sangatlah perlu. Janganlah membuat komitmen selagi hubungan kita masih tahap memilih atau coba-coba, karena akibatnya dapat kita rasakan sendiri. Semoga Komitmen anda dan pasangan anda berdua berjalan mulus sebagaimana yang anda harapkan.